Bagiku Linux begitu mempesona, indah dan menawan, tapi Linux tetap murah, mudah, flexibel dan terbuka. Linux sangat cocok bagi semua kalangan, terutama generasi muda yang kreatif. Tak ada yang lebih bagus dari Linux, yang lebih mahal banyak...

Kamis, 04 Juli 2013

How to Install Linux Deepin Desktop on Ubuntu

Posted by putralinuz 11.24, under | No comments




Linux Deepin is a beautiful Linux Distro based on Ubuntu. While we have reviewed Linux Deepin 11.12 and has full of praise for it, the latest version 12.12 is even better, more elegant and is running more smoothly. If you have no intention to format your PC and install Linux Deepin from scratch, here is how you can install the Linux Deepin Desktop on Ubuntu and access it from the login screen.
In your Ubuntu, open a terminal.
The first thing we are going to do is to add the repository for Linux Deepin packages.
sudo nano /etc/apt/sources.list
Add the lines at the end of the file:
deb http://packages.linuxdeepin.com/deepin raring main non-free universe
deb-src http://packages.linuxdeepin.com/deepin raring main non-free universe
Press “Ctrl + o” follow by “Ctrl + x” to save and exit the sources list.
Next, we are going to fetch and import the public key for Linux Deepin packages.
wget http://packages.linuxdeepin.com/deepin/project/deepin-keyring.gpg
gpg --import deepin-keyring.gpg
sudo gpg --export --armor 209088E7 | sudo apt-key add -
Update the system.
sudo apt-get update
Lastly, install the Linux Deepin desktop environment:
sudo apt-get install dde-meta-core
This will install a big bunch of files to your system and could take a long time, depending on your Internet connection.
Additionally, you can add the Deepin Music Player, Software Center and Settings panel to the mix:
sudo apt-get install python-deepin-gsettings deepin-music-player deepin-software-center
Once the installation finished, restart your computer (or log out of your existing session). You should find the new Deepin Desktop Environment available for selection in the login screen.
deepin-login-screen
Here are some screenshots:
Linux Deepin Desktop:
linux-deepin-desktop-on-ubuntu
Linux Deepin Software Center:
deepin-software-center
Linux Deepin Music Player:
deepin-music-player
Linux Deepin System Settings
deepin-system-settings
Note that this will not give you a complete Linux Deepin experience. Some of the applications (such as Nautilus) will retain their original look and feel. Nevertheless, this is still one of the best way to use Linux Deepin without reformatting your computer.





Selasa, 02 Juli 2013

Bukan Distro Edisi Muslim

Posted by putralinuz 13.21, under | No comments


Manux memang bukan merupakan distro Muslim Edition. Namun demikian Manux dilengkapi dengan
aplikasi-aplikasi islami seperti Minbar dan Othmad Qur'an Browser. Mengingat mayoritas penduduk Indonesia adalah Muslim.
Minbar merupakan software pengingat waktu sholat. Di Manux 1.3 ini Minbar di seting untuk wilayah Jakarta/Soekarno Hatta. Jika Anda di wilayah lain anda dapat menyeting sesuai lokasi di mana Anda berada.
Berikut adalah screenshot Minbar.


Sedangkan Otman Quran Browser adalah aplikasi Al-Qur'an 30 juz namun tidak dilengkapi dengan terjemah.
Di bawah ini adalah screenshotnya.


Selain itu di Manux 1.3 ini menggunakan LibreOffice 3.4.3 yang sudah dilengkapi dengan QiOO (Quran in OpenOffice). Merupakan sebuah extension untuk menyisipkan ayat Al-Qur'an 30 Juz lengkap dengan terjemahan Bahasa Indonesia ke dalam LibreOffice. Sehingga Manux sangat cocok untuk guru agama ataupun pondok pesantren dan juga kantor-kantor Agama seperti KEMENAG (Kementerian Agama) dan jajarannya.

Bukan hanya itu, LibreOffice di Manux 1.3 juga dilengkapi dengan logo KEMENAG dan beberapa contoh
lembaga/organisasi dan sekolah atau perguruan tinggi islam serta sedikit kaligrafi seperti basmalah dansalam yang semuanya ada di menu galeri. Dan contohnya seperti di bawah ini.


Sebagai kemudahan lain di Manux adalah sudah disetingnya keyboard layout Arabic. Jadi Anda dapat dengan mudah menulis arab (misal hadist) hanya tinggal mengaktifkan icon layout keyboard yang ada dipanel bawah bagian kanan seperti gambar di bawah ini.

Klik icon US dan pilihlah Arabic.
Disarankan Anda untuk menggunakan keyboard Arabic. Bagi Anda yang tidak memiliki keyboard arabic anda bisa melihat susunan keyboard Arabic dengan melakukan klik pada Show Current Layout seperti screenshot di bawah ini.


Anda juga bisa mengetik dengan menggunakan virtual keyboard. Untuk mengaktifkan virtual keyboard
caranya adalah dengan menekan alt+f2 kemudian ketik onboard lalu enter. Seperti screenshot berikut.


Dan di bawah ini adal virtual keyboard arabic.


Itulah beberapa kemudahan yang ditawarkan Manux 1.3 khususnya bagi Anda umat Muslim sehingga dengan demikian Manux sangat cocok untuk Anda yang beragama Islam. Namun demikian Manux bukanlah distro islami sehingga Manux cocok untuk kita semua. Bagaimana tertarik menggunakan Manux 1.3. Silahkan pesan/download. :)

Senin, 26 Desember 2011

Manux 1.3 Final

Posted by putralinuz 12.43, under | 2 comments

Alhamdulillah, hari ini Manux 1.3 final sudah bisa didownload. Manux 1.3 dengan kode nama "ireng manis" dalam bahasa Indonesia artinya hitam manis (black sweet, eng). Dengan hanya menggunakan 1 thema yaitu ireng manis dan sebuah icon manux. Untuk lebih jelasnya ini sedikit gambaran Manux 1.3.
Manux 1.3 menggunakan kernel 2.6.38-13 bukan lagi turunan langsung SuperOS tetapi turunan AriOSturunan SuperOS baru Ubuntu.

Untuk download Manux 1.3 langsung saja klik halaman pesan/download atau link di bawah ini:



Berikut beberapa screenshot wallpaper berdasarkan waktu di Manux 1.3

Pada dini hari sampai sekitar pukul 5.00


Pada pagi hari dikala matahri terbit maka wallpaper Manux 1.3 seperti gambar di bawah ini antara pukul 05.00 - 07.00

Diatas Pukul 7 sampai siang hari seperti dibawah ini


Di senja hari dikala matahari mulai terbenam seperti di bawah ini



Dan ini di malam hari di atas jam 19.00


Dan akan ada 8 pergantian wallpaper berdasarkan waktu.


Manux 1.3 menggunakan kernel 2.6.38-13 dan gnome 2.32.1. Untuk gambaran aplikasi yang ada di dalamnya silahkan lihat halaman tentang manux. Manux 1.3 merupakan turunan dari Ubuntu 11.04 (natty).


Dan berikut beberapa screenshot yang masih sangat sedikit.


Desktop Live USB

Nautilus Elementary

Compiz

LibreOffice



Group Menu Games

gBilling Client





Minggu, 18 Desember 2011

Rahasia Sukses Remaster Ubuntu dengan Remastersys (PART 1)

Posted by putralinuz 12.49, under | 1 comment

Sahabat, saya sering membaca status-status di forum linux terutama yang mengenai remastering. Ternyata banyak banget sahabat pengguna linux yang hobi remastering. Mengapa banyak sahabat yang hobi remaster ubuntu? Karena ternyata dengan remaster itu akan memudahkan kita untuk pekerjaan instalasi berikutnya di komputer lain. Dengan remater ibaratnya kita bisa membuat kloningan Linux. Bayangkan misal kita mau menginstal linux di 50 PC yang sama dengan aplikasi tertentu yang lengkap dan setingan yang sama. Apa kita harus instal dan modifikasi satu persatu di setiap PC? Ya dengan remaster inilah pekerjaan kita akan menjadi mudah. Misalnya lagi kita memiliki Notebook kesayangan yang berisi Linux yang sudah kita modifikasi selama berbulan-bulan dan akhirnya menghasilkan desktop yang indah serta aplikasinya lengkap dan powerfull, suatu saat laptop tersebut programnya rusak dan tidak bisa diperbaiki, pasti kita akan kecewa berat. Berbeda kalau kita sudah melakukan remaster dan sudah kita buat file .iso nya. Mau program rusak seminggu sekali tidak masalah karena kita sudah punya kloningannya.

Dalam remastering ini banyak sahabat yang mengalami kendala dan jarang yang sukses dan berhasil . Ternyata walaupun banyak ditemukan panduan-panduan remaster ubuntu namun kebanyakan panduan tersebut hanya standart, kurang mendetail dan belum melalui banyak uji coba sehingga bagi sahabat yang mempraktekkan sering kali mengalami kegagalan.

Melalui artikal berikut, saya akan mengungkapkan Rahasia Sukses Remaster Ubuntu dengan Remastersys. Salah satu diantara yang sering dialami sahabat adalah bahwa TIDAK DITEMUKAN FOLDER DOCUMENTS, PICTURE, DOWNLOADS dan lainnya di folder home pada hasil remastering tadi. 

This is the secret ....

Copykan folder Desktop, Documents, Pictures, Videos dll ke dalam /etc/skel seperti gambar di bawah ini. Dan rahasia ini tidak ditemukan dalam ebook yang terkenal yaitu “Membuat Distro Linux Sendiri karya Wahyu Agung”. Ya ternyata hanya ini rahasianya. Mudah kan??


To be continue -----> PART 2

Mencoba Membuat dan Modifikasi Theme Sendiri (Ireng Manis)

Posted by putralinuz 09.22, under | 1 comment

Akhirnya berhasil juga iseng-iseng modifikasi theme untuk Ubuntu yang aku beri nama irengmanis. Sebenarnya theme ini sudah dipakai dalam Manux 1.3, namun agar theme ini bisa bermanfaat dan  digunakan oleh sahabat pengguna linux yang lain akhirnya sudah aku satukan dalam format .tr.gz. Theme ini hanyalah modifikasi dari icon Faenza dan win 7 cursor serta theme ambiance evolutions. Untuk lebih jelasnya sahabat bisa melihat screenshotsnya berikut ini.

Silahkan dibandingkan dengan theme ambiance evolutions, terlihat windows border sudah berbeda dan posisinya juga sudah dirubah. Sedangkan iconnya juga sudah sedikit dimodifikasi.

Okey... untuk download langsung saja klik link download di bawah ini.
Bagi pengguna ubuntu 11.04 kebawah bisa diinstall langsung seperti install theme-theme lainnya. Untuk ubuntu 11.10 silahkan diekstrak dan dibaca README nya. 
Demikian semoga bermanfaat bagi sahabat dan menambah kecintaan kita pada Linux dan opensource.

Jumat, 16 Desember 2011

Ubiquity Slideshow

Posted by putralinuz 09.39, under | No comments

Sahabat, jika kita sering atau pernah melakukan instalasi khususnya Ubuntu maka pada saat instalasi sedang berjalan sahabat akan disajikan slide yang berisi ringkasan informasi ringan mengenai distro yang sedang kita install.
Lalu jika kita remastering atau membuat turunan dari Ubuntu dan memberikan nama baru dari distribusi hasil remastering tersebut maka alangkah sempurnanya jika kita mengganti slide show tersebut. Adapun cara menggantinya cukup sederhana. Pada contoh ini misalnya kita remastering Ubuntu 11.04 dengan menggunakan remastersys, maka yang perlu kita edit adalah file-file image yg berextension .jpg yang berada di folder /usr/share/ubiquity-slideshow/slide/screeshots. Gantilah semua image yang berada di situ dengan image yang merupakan screenshot dari distribusi yang kita buat. Selain itu kita juga harus mengedit beberapa file .html yang berada di foder  /usr/share/ubiquity-slideshow/slide.
Setelah itu semua kita edit, maka apabila remastering sukses, pada saat proses instalasi  distribusi baru hasil remastering nanti slideshownya akan berubah seperti apa yang telah kita buat.

Sebagai salah satu contoh seperti gambar berikut adalah screenshot slideshow pada saat instalasi distribusi linux baru hasil rmastering.


Semoga membantu bagi kita yang masih awam dan hobi remastering....

Mengaktifkan Sound Login di Ubuntu

Posted by putralinuz 08.22, under | No comments

Sering kali sahabat tidak pernah mendengar lagi suara login screen saat Ubuntu kita start up. Ini dialami pada Ubuntu 10.10 sampai Ubuntu 11.04 dan turunannya. Sebenarnya sangat sederhana sekali untuk membuat suara saat login screen.
Okey, langsung aja caranya adalah sebagai berikut:
  1. Periksa dulu pada /usr/share/sounds adakah terdapat folder “ubuntu” tanpa tanda petik.
  2. Jika tidak ada maka kita perlu membuatkan folder “ubuntu” pada direktori tersebut. Dan di dalam folder ubuntu buatkan folder lagi bernama “stereo” serta satu buah file bernama index.theme
  3. File index.theme ini isinya seperti gambar di bawah ini.
  1. Carilah atau buatlah file berextension .wav misal sound.wav dan simpanlah di dalam folder stereo. Nantinya file sound.wav ini yang akan kita jadikan suara saat login. Perlu diketahui bahwa folder  ubuntu” yang kita buat di atas adalah merupakan nama thema sound yang kita buat.
  2. Setelah selesai langkah selanjutnya menjalankan saat startup. Biasanya di Ubuntu sudah diaktifkan dan kita tinggal mengedit saja. Langsung saja kita edit dari system, preferences, startup aplications  dan carilah Gnome Login Sound lalu kita klik edit.
    Name        : Gnome Login Sound
    Command : /usr/bin/canberra-gtk-play --id="sound" --description="GNOME Login"
    Comment  : Plays a sound whenever you log in
    Lalu save dan selesai sudah kita membuat start up.
  3. Langkah terakhir adalah mengaktifkan thema sound yang bernama ubuntu tadi. Klik pada icon volume yang ada di panel, klik Sound Preferences.
  1. Pilih tab Sound Effects, dan pada bagian sound theme pilih ubuntu, serta naikkan Alert volume ke 100% atau sesuai yang diinginkan. Close.
  2. Restart komputer Anda, dan ubuntu Anda sudah tidak bisu lagi.
    Demikian semoga bermanfaat bagi kita yang masih awam ilmu yang sangat sederhana ini.

Kamis, 15 Desember 2011

Mobile Media Converter di Manux 1.3

Posted by putralinuz 08.43, under | No comments

Sahabat pengguna linux, saat ini menggunakan linux bukan lagi merupakan suatu yang asing atau sulit, linux itu enak dan menyenangkan dan semua bisa dipelajari dan di dapatkan di linux, termasuk salah satunya adalah dalam hal converter video atau audio. Telah hadir Manux 1.3 yang didalamnya sudah include software bernama Mobile Media Converter yang memungkinkan kita bisa
melakukan konversi berbagai jenis format audio video.
Untuk menjalankan Mobile Media Converter tinggal klik saja dari Menu pilih Sound and Video kemudian pilih Mobile Media Converter seperti gambar berikut:


Selanjutnya tampilan awalnya adalah sebagai berikut :


Kemudian kita tinggal menambahkan file yang ingin kita convert dengan meng klik Add File dan menentukan type format yg kita inginkan pada bagian convert to. Setelah itu tinggal klik Convert.


Proses converter akan berjalan. Dan tunggulah sampai selesai seperti gambar berikut.


Conversion Done. Klik OK. Udah selesai
dan mudah kan? Makanya segera coba Manux 1.3 dijamin mudah, indah dan lengkap. Silahkan ke TKP http://manux-linux.blogspot.com

Selasa, 13 Desember 2011

Wallpaper Manux 1.3 berganti berdasarkan waktu

Posted by putralinuz 10.10, under | 1 comment

Jika sobat pernah menggunakan Blankon 7 (Pattimura) yang wallpapernya bisa berganti dengan warna langit biru, hijau, orange, abu-abu berdasarkan waktu, maka di Manux 1.3 wallpapernya juga bisa berganti berdasarkan waktu, tapi bukan hanya warna langit yang polos. Wallpaper berganti berdasarkan waktu ini memang terinspirasi dari Blankon 7 namun scripnya sangat sederhana dan mencontoh script wallpaper cosmos di ubuntu.

Berikut beberapa screenshot wallpaper berdasarkan waktu di Manux 1.3

Pada pagi hari dikala matahri terbit maka wallpaper Manux 1.3 seperti gambar di bawah ini antara pukul 05.00 - 07.00


Dan yang di bawah ini adalah dini hari sampai sekitar pukul 5.00


Dan ini di malam hari di atas jam 19.00


Dan akan ada 8 pergantian wallpaper berdasarkan waktu.
Jika sahabat ingin mendapatkan Manux 1.3 silahkan kunjungi situs resminya di http://manux-linux.blogspot.com

Namun jika sahabat ingin membuat sendiri untuk desktop sahabat silahkan copy script di link berikut

https://groups.google.com/group/manux-dev/browse_thread/thread/51eafa27fa37aa75

Demikian, semoga bermanfaat

Senin, 12 Desember 2011

Menyisipkan Border dan Clipart pada LibreOffice di Manux 1.3

Posted by putralinuz 16.35, under | 1 comment

Mungkin jika anda pengguna Microsoft Office hal ini tidak perlu dibahas lagi, ataupun anda yang mempunyai koneksi internet, namun bila tidak dua-duanya dan anda adalah pengguna libreoffice offline maka hal ini bisa menjadi alternatif mudah, yaitu bagaimana cara menyisipkan border dan clipart di LibreOffice.
Manux 1.3 hadir memang dengan berfokus di kebutuhan pengguna, bukan pendalaman manajer paket atau lumbung mandiri. Dan berikut adalah sedikit info dan tips mudahnya menyisipkan border dan clipart di di LibreOffice dengan Manux 1.3. Jika clipart barangkali  ada pada distro lain, tapi BORDER, mungkin baru Manux satu-satunya, selain itu adalagi yaitu LOGO LOKAL (misal logo PLN, Perhutani, Universitas2 dll) dan hanya Manux satu-satunya yang pertama menerapkan atau menambahkan ini ke dalam galeri.

Berikut cara mudah menyisipkan border dan clipart di Manux 1.3

Buatlah naskah misal cover terlebih dahulu cebagai contoh seperti gambar di bawah ini :

Selanjutnya klik menu galery yg ada di toolbar atas.


Misal kita ingin menyisipkan gambar makanan silahkan pilih kategori food, lalu drag and drop ke area yang diinginkan.

Dan terakhir adalah memberikan border, untuk itu pilihlah kategori border.


Drag and drop ke area pengetikan, selanjutnya adalah meletakkan border ke belakang naskah dengan cara klik kanan pada border, lalu pilih Wrap lalu pilih In Background.


Treng...teng...teng.... Mudah kan....???

Jumat, 18 November 2011

Tentang Unity, GNOME Shell dan GNOME 3

Posted by putralinuz 15.27, under | No comments

Unity vs GNOME Shell
Dengan dirilisnya Ubuntu 11.04 Natty Narwhal ketiga istilah ini menjadi sangat populer. Saking populernya sehingga ada beberapa orang khususnya yang baru mencoba Ubuntu sulit membedakan antara Unity, GNOME Shell dan GNOME 3. Dan untuk mengurangi kebingungan ini saya mencoba untuk memberi sedikit pencerahan :D

Unity

Canonical mengembangkan dua versi dari Unity yang mana kedua versi ini sangat mirip dari segi tampilan, yaitu Unity (Shell*) dan Unity 2D (aplikasi)
  • Unity bukan desktop environment
  • Unity hanyalah sebuah shell.
  • Unity adalah sebuah shell yang berjalan diatas desktop environment GNOME, dikembangkan oleh Canonical Ltd, untuk Ubuntu.
  • Unity (pada Ubuntu 11.04) adalah sebuah plugin compiz, sama dengan plugin standar lainnya.
  • Bedanya dengan plugin compiz yang lainnya adalah Unity membutuhkan kemampuan hardware yang lebih tinggi.
  • Unity pada Ubuntu 11.04 masih menggunakan GNOME 2 (2.32.1) sebagai fallback, sedangkan Unity pada Ubuntu 11.10 akan menggunakan GNOME 3 (3.x).
  • Unity akan menjadi desktop default dari Ubuntu 11.04 hanya jika hardware mendukung, jika tidak maka akan ke fallback mode, yaitu Ubuntu Classic Desktop
  • Pada Ubuntu 11.10 Unity 2D disebut dengan Ubuntu 2D (Classic Desktop) dan akan menjadifallback-mode untuk pengguna yang memiliki hardware (GPU) yang tidak cukup kuat untuk menjalankan desktop normal.

GNOME 3

  • GNOME (GNU Network Object Model Environment) adalah sebuah Desktop Environment.
  • GNOME 3 adalah versi terbaru dari GNOME, sebagai perbandingan Ubuntu 11.04 yang dirilis pada April 2011 masih menggunakan GNOME 2.32.1.
  • Ubuntu 11.10 sudah menggunakan Desktop Environment GNOME 3.x.

GNOME Shell

  • GNOME Shell bukan desktop environment.
  • GNOME Shell adalah interface utama dari GNOME (mulai sejak GNOME 3).
  • GNOME Shell tidak lagi menggunakan Compiz, tetapi menggunakan Mutter sebagai compositing window manager, yang berbasis Metacity dan Clutter.
  • GNOME Shell tidak bisa menampilkan efek Compiz 3D seperti Cube karena tidak lagi menggunakan Compiz.

Hubungan antara Unity dan GNOME Shell

  • Unity dan GNOME Shell sama-sama shellbukan desktop environment.
  • Unity dan GNOME Shell bukanlah window manager.
  • Window manager dari Unity adalah Compiz.
  • Window manager untuk Unity 2D/Ubuntu 2D adalah Metacity.
  • Window manager untuk GNOME Shell adalah Mutter.
Shell adalah perangkat lunak yang menjadi bagian interface pada sebuah sistem operasi. Elemen dari sebuah shell meliputi panel, launcher, taskbar, sistem notifikasi, menubar, dock, sidebar dan lainnya yang biasanya nampak pada desktop.
Unity vs. GNOME Shell
Unity
Unity interface
Gambar diatas memperlihatkan sebuah desktop dari Ubuntu 11.10 Oneiric Ocelot yang menggunakan Unity. Walaupun Ubuntu 11.10 sudah menggunakan GNOME 3 sebagai desktop environment tetapi untuk shell tetap memakai Unity dan bukan GNOME Shell (kecuali ada perubahan dari user).
GNOME Shell
GNOME Shell interface
Sedangkan gambar diatas adalah desktop dari sebuah distro Linux yang menggunakan GNOME 3 sebagai desktop environment. Karena shell default dari GNOME 3 adalah GNOME Shell maka distro tersebut pun menggunakan GNOME Shell, dan bukan Unity karena Unity hanya untuk Ubuntu saja (walaupun tersedia juga untuk distro lain, tetapi Ubuntu tetap menjadi prioritas utama).
Beberapa kesalahpahaman yang sering terjadi:
  • Menganggap Unity adalah sebuah desktop environment
  • Membandingkan GNOME 3 dengan Unity
  • Menganggap GNOME Shell sama dengan GNOME 3
Yang sebenarnya:
  • Unity hanya shell, bukan desktop environment
  • GNOME 3 adalah desktop environment sedangkan Unity hanyalah shell yang berjalan diatas desktop environment.
  • Beberapa distro Linux populer (kecuali Ubuntu) sudah mulai menggunakan GNOME 3 sebagai desktop environment. Karena shell utama dari GNOME 3 adalah GNOME Shell maka distro-distro tersebut pun menggunakan GNOME Shell, disamping itu tidak ada distro selain Ubuntu yang menggunakan Unity makanya distro Linux seperti Fedora, openSUSE dan lainnya tetap akan menggunakan GNOME Shell sebagai shell tunggal. Dari sinilah muncul anggapan kalau GNOME 3=GNOME Shell.

It's here

It's here
Yang tidak sabar mencicipi Ubuntu 13.10

Blogroll